Halaman

Sabtu, 01 Agustus 2015

Berternak Bebek ( Perhitungan kasar)


Jika anda mempunyai lahan yang lebih dan sedikit jauh dari pemukiman, budidaya bebek pedaging dan petelur bisa menjadi kesibukan sampingan yang menjanjikan atau bisa jadi malah menjadi bisnis utama anda.
Untuk usaha budidaya bebek modal yang paling besar selain bibit, yaitu pada pakan. Sekitar 50 persen atau lebih biaya budidaya ada pada pakan, sehingga perlu persiapan yang matang untuk memaksimalkan keseimbangan pakan dan laba.
Dengan cara menggunakan alternatif lain sebagai pakan misal seperti nasi aking/nasi bekas yang dikeringkan, atau bisa juga menggunakan bekatul. Nasi aking tentunya tidak diberikan dalam kondisi kering, namun direndam dalam air panas beberapa saat sebelum dicamput dengan bahan lainya
Perhitungan awam (hitungan secara kasar) versi saya :

Untuk Populasi : 1000 bebek
Jangka waktu Pemeliharaan : 45 hari
1. Kebutuhan awal
a. Kandang 5 buah masing membutuhkan dana sekitar 2 jt total  10 jt
b. Perlengkapannya (tempat makan, minum dll 1 jt
jadi kebutuhan awal total 11 jt
2. Kebutuhan harian
a. harga bibit per ekor anggaplah sekitar 4500 jadi untuk 1000 bibit adalah 4,5 jt
b. nasi aking perkilo sekitar 2000, dibutuhkan sekitar 1500 kilo jadi 3 jt.
c. makanan starter 250 kg per sak 300 rb dibutuhkan 5 sak, total 1,5 jt
d. makanan pelengkan yaitu bekatul
Bekatul per kilo 2.300 diperlukan 1000 kilo, jadi total 2,3 jt
e. Sentrat/Konsentrat 10 karung (isi 50 kg)@300 rb = 3 jt
f. Kebutuhan sekam 100 rb
g. Tenaga kerja sekitar 900 rb
h. Penyusutan harga kandang beserta perlengkapan untuk 5 tahun sekitar Rp. 250.000
Biaya total = Rp. 15.550.000
3. Pendapatan
Dengan rasio kematian sekitar 5%
menghasilkan bebek 950 ekor
Asumsi bebek per ekor dihargai 25 rb, 950 x 25.000 = 23.750.000
4. Laba
23.750.000 - 15.550.000 = 8.200.000
hanya sekedar perhitungan awam saya saja, tentunya dalam proses/kondisi realitanya banyak perbedaan dan selisih, yang penting ada gambaran di awal.
Demikian selamat mencoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar