Halaman

Rabu, 10 Mei 2017

Alat sederhana penguras dasar kolam (bukan kolam gali)

Penyedot dasar kolam
Beberapa hari setelah bibit ikan disebar di kolam timbul permasalahan baru, yaitu munculnya alga air, lumut hijau yang menyatu pada air kolam, hal itu terjadi karena kotoran ikan yang berada di dasar kolam sudah mulai banyak, atau sisa makanan ikan yang idak dimakan oleh ikan, akhirnya timbul kepekatan di dasar kolam yang bisa saja menjadi kondisi yang ideal bagi lumut atau alga air.

Kotoran ikan dan sisa makanan ikan kalau dibiarkan akan menjadi zat amonia, dan amonia yang berlebih menjadi penyebab utama suburnya alga dan lumut air tersebut, tentunya sangat mengganggu kenyamanan ikan, ikan akan cenderung muncul di permukaan dan tidak betah berada di dasar air.

Berawal dari kondisi tersebut kami berfikir bagaimana cara menguras dasar kolam (kolam intensif/kolam tembok diatas tanah), atau minimal mengurangi kepekatannya.

Kami melakukan percobaan membuat penguras kolam dengan bahan pipa dan selang, detailnya sebagai berikut :

Bahan dan alat yang harus disiapkan :

1. pipa 3/4 dim 1 pcs (Biasanya panjang 4 m)

2. sabungan T 1 pcs

3. Penutup Pipa 2 pcs

4. Selang 3/4 dim secukupnya

5. Lem pipa 1 pcs


Tools : 

1. Gergai pipa/ Besi

2. Bor (denga ukuran mata bor flexibel, tidak melebihi ukuran ikan tentunya) 

Proses Pembuatan :

1. potong pipa sepanjang 1 meter sebanyak 2 buah

2. pasang sambungan T diantara dua potong pipa 1 meter (point 1)

3. sisi T tersebut sambungkan dengan sisa pipa (2 meter)

4. samungkan pipa 2 meter tadi dengan selang di ujungnya. selang bisa di bakar agar flexibel dan bisa masuk ke ujung pipa

5. lem dengan rapat semua sambungan diatas

Pipa dilubangi







Cara pemakaian : 
Masukkan semua bagian alat tersebut kedalam air hungga sepenuhnya terisi semua termasuk selang, kemudian setelah masuk semua dan terisi air di semua bagian tutup rapat ujung selang dengan jari, dan keluarkan selang dengan kondisi tertutup jari pada ujung selang, buka selang setelah air terasa berada diselang.
Masukkan bagian dimasukkan ke dalam kolam



bisa juga disedot menggunakan mulut (kalau kuat nahan bau dan 'lek kuat nyedot... :D) *not recommended :D :D

masukkan semua bagian ke dalam kolam



















pastikan semua bagian terisi air, kemudian ditutup dengan jari

maka keluarlah lumpur pekatnya,

lumpur dasar air
















Eitttts....jangan dibuang lumpur tersebut, karena sangat berguna sebagai pupuk tanaman, dalam hal ini akan saya manfaatkan untuk pupuk azolla mycrophilla (Pakan alternatif gurame).

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar